
Terkadang rangking 1 SMU paling top di kota, tapi gagal UM UGM.
Di sisi lain siswa dengan rangking pas-pas-an, menurut nilai Try-Out-nya
juga gagal, tapi kok kenyataannya berhasil lulus UM UGM.
Itulah salah satu bukti KebesaranNya; manusia adalah manusia,
-dengan segala potensinya yang tidak secara lengkap terprediksi;
keberhasilan adalah keberhasilan,- hanya Tuhan-lah yang menentukan.
Tapi tugas kita; harus berusaha.
Ceritera di atas dapat dijelaskan dengan EQ (Emotional Quotient).
Mungkin tidak berlebihan jika dikatakan bahwa 50 % faktor penentu
keberhasilan Anda di UM UGM adalah kestabilan emosi, kemantapan emosi,
kemaksimalan konsentrasi Anda waktu hari-H UM UGM.
Pengalaman menunjukkan; ribuan siswa gagal UMPTN hanya karena salah pengisian
(nama, identitas, nomor peserta, kode soal, ataupun pengisian jawaban).